Panduan Menanam Mangga Agar Berbuah Lebat

Thursday, January 16, 2020

Panduan Menanam Mangga Agar Berbuah Lebat


Mangga yang memiliki nama latin Mangifera indica merupakan suatu jenis tanaman buah yang berasal dari India, namun saat ini mangga telah menyebar ke berbagai belahan dunia yang lain, termasuk Indonesia. Mangga sendiri tergolong sebagi jenis buah yang bisa tumbuh dengan subur di daerah beriklim tropis sehingga Anda akan bisa menemukan mangga dengan mudah di kawasan Asia Tenggara. Mangga termasuk buah yang menjadi salah satu anggota dari drupe yang berarti terdapat biji dalam daging buahnya.

Seperti yang telah Anda ketahui bahwa mangga adalah buah yang sangat populer di Indonesia di mana jenis buah ini biasa dikonsumsi begitu saja sebagai buah segar ataupun diolah menjadi jus ataupun yang lainnya. Buah mangga yang sudah matang memang memiliki rasa yang manis dan segar sehingga tidak heran jika buah ini disukai oleh banyak orang. Permintaan buah mangga yang selalu tinggi menjadikan banyak orang yang tertarik untuk meraup keuntungan dari budidaya mangga, berikut ini akan kami berikan panduan menanam mangga agar berbuah lebat.

Panduan Menanam Mangga Agar Berbuah Lebat


1. Persiapan Benih Mangga

Hal yang pertama kali harus Anda lakukan sebelum menanam mangga adalah mempersiapkan benih mangga, Anda bisa memperoleh benih berupa biji mangga yang berasal dari tanaman yang kuat, sehat, serta mampu menghasilkan buah yang banyak. Tetapi jika tidak mau repot, Anda juga bisa membeli benih mangga di toko pertanian, namun pilihlah benih mangga yang berkualitas.

2. Penyemaian Benih Mangga

Langkah berikutnya setelah memilih benih mangga adalah menyemai benih tersebut dengan menggunakan pot ataupun polybag yang diisi dengan tanah, pupuk kandang, dan sekam yang perbandingannya 1:1:1. Biji mangga ditanam pada polybag dengan menghadap ke bawah, hal yang satu ini sangat penting untuk dilakukan dengan tujuan agar pertumbuhan akar tanaman tidak bengkok.

3. Penanaman Bibit Mangga

Setelah bibit mangga tumbuh setinggi 25 hingga 30 cm, Anda harus menyeleksi bibit tanaman yang subur dan tidak terserang penyakit untuk selanjutnya ditanam di lahan. Anda bisa membuat lubang tanam sedalam 30 cm dengan lebar 60 cm, kemudian masukkanlah bibit tanaman mangga beserta polybagnya yang telah dilubangi bawahnya, setelah itu tutup lubang tanam dengan tanah dan pupuk.

4. Perawatan Tanaman Mangga

Hal keempat yang juga harus dilakukan dalam budidaya mangga adalah perawatan, proses yang satu ini juga tidak kalah pentingnya dengan ketiga proses sebelumnya. Anda harus melakukan penyiangan gulma yang ada di sekitar tanaman mangga agar tidak mengganggu pertumbuhannya, selain itu Anda juga perlu melakukan penyiraman serta pemupukan ulang agar tanaman cepat berbuah.

5. Pemanenan Mangga

Proses pemanenan merupakan saat yang paling ditunggu dalam budidaya mangga di mana Anda akan bisa menikmati hasil kerja keras selama ini. Pada umumnya tanaman mangga telah bisa dipanen setelah berumur kurang lebih 5 tahun setelah masa tanam, Anda sebaiknya memetik mangga secara hati - hati agar buahnya tidak rusak, waktu pemanenan yang terbaik adalah pada sore hari.

Mangga merupakan salah satu buah yang bisa tumbuh dengan subur di kawasan tropis, Anda bisa menanam mangga dengan mengikuti panduan di atas.

0 comments :

Post a Comment